Senin, 30 April 2018

Cahaya Suci

Sinarmu mampu terangi gelapnya bumi
Cahaya suci anugerah Ilahi
Datang pancarkan kehangatan malam
Menemani hingga pagi menjelang

Kedatanganmu selalu dinantikan
Menjadi penerang hati setiap insan
Mengisi ruang kosong pada jiwa
Berikan ketenangan bila dipandang

Elok rupa indah menawan
Bentuk melingkar tak berujung
Pantulkan sinar sang mentari
Demi mewarnai seisi bumi

Tak satupun orang jenuh memandangmu dari kejauhan
Ditambah lagi sinar bintang bertaburan
Berdampingan ataupun mengitari
Kau terlihat istimewa dibuatnya

Tak satupun menyerupai bentukmu dikala malam
Rupamu membuat orang takjub
Bak pemanis suasana,
Bila sang kekasih menikmati pancaran sinarmu

Itulah kau
Wahai Bulan Purnama

Puisi ini aku buat karena kebetulan hari ini sedang Bulan Purnama. Kemudian sesampai aku di rumah tadi malam, aku langsung keluar menatap bulan. Gatau kenapa, pingin aja aku menikmati sinarnya karena rada penat nih. Kebetulan malam ini ada satu bintang yang berdekatan jaraknya dengan bulan lho. Antara mitos dan fakta sih, aku pernah dapat info kalau Bulan dan Bintang sedang berdekatan katanya musim Nikah. Hahaha, ya begitulah.

Anyway, thanks sdh berkunjung di blog ini & baca puisi ku :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar